Berita Industri

berita

Rumah / Berita / Berita Industri / Cara Memilih Mesin Cetak Injeksi

Cara Memilih Mesin Cetak Injeksi

Date:Apr 02, 2022

Pemilihan mesin cetak injeksi penting karena berbagai alasan. Pilihan yang baik akan efisien dan hemat biaya. Prosesnya bisa sangat rumit. Mesin dan merknya bermacam-macam jenisnya. Mesin-mesin tersebut biasanya diklasifikasikan menurut tonase, yang lebih tepatnya dikenal sebagai gaya penjepit. Gaya ini digunakan untuk memasukkan material ke dalam cetakan. Semakin tinggi tonasenya, semakin besar pula ukuran mesinnya. Mesin akan dirancang agar sesuai dengan komponen plastik tertentu dan dapat dikonfigurasi untuk berbagai jenis komponen.
Proses pencetakan injeksi melibatkan sekrup berputar yang menggerakkan material cetakan. Ada sistem hidrolik yang memberikan tekanan, yang umumnya berkisar antara 100 hingga 150 MPa. Setelah injeksi, tekanan dilepaskan, dan bagian tersebut dilepaskan dari cetakan. Cetakan kemudian ditutup rapat untuk langkah proses selanjutnya. Prosesnya memakan waktu beberapa menit setelah setiap injeksi. Jika waktunya terlalu lama, bagian tersebut tidak akan terlontar dengan benar.
Sistem hidrolik pada mesin injection molding memungkinkan material bergerak secara terus menerus. Tekanan diterapkan dalam bentuk tekanan. Tekanan ini biasanya antara 100 dan 150 MPa. Setelah bagian tersebut dikeluarkan, mesin menutup cetakan dan menunggu injeksi berikutnya. Setelah jangka waktu tertentu, bagian tersebut menjadi dingin dan keluar dari cetakan. Kemudian siap untuk dikeluarkan. Proses ini dapat diulangi selama cetakan cukup dingin untuk menampungnya.
Tekanan penjepit digunakan untuk menjaga cetakan tetap tertutup selama injeksi. Tekanan penjepitan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menyebabkan kilatan, yang berarti material berlebih akan muncul di tepi bagian tersebut. Selain tekanan penjepitan, kekentalan plastik juga mempengaruhi alirannya. Hal ini diukur dengan MFI, atau Melt Flow Index. Semakin besar LKM, semakin rendah risiko cacat.
Itu mesin cetak injeksi zf mampu menangani berbagai jenis bahan. Itu harus mampu mencetak bagian dengan ketebalan dinding yang sangat kecil. Mesin cetak injeksi memiliki tingkat produksi yang sangat tinggi, yang merupakan keuntungan besar bagi banyak perusahaan. Mesin-mesin ini adalah cara yang terjangkau untuk memproduksi komponen plastik berkualitas tinggi dan kompleks. Jika Anda mencari mesin cetak injeksi, EC21 adalah sumber mesin berkualitas tinggi dengan harga bersaing.
Itu size and shape of the part should be within the specifications of the machine. The machine's clamp stroke and platen size determine the desired end product. The injection pressure is important for the mold's precision, as the toolmaker must take into account the end product's characteristics. The plastic injection molding machine should be able to mold small-sized parts as well. The platen and the clamp are very important factors. The plastic injection molding machines should be able to withstand the weight of these parts.
Peralatan cetakan injeksi biasanya dapat diatur sendiri dan otomatis. Mereka mengandalkan otomatisasi untuk menyuntikkan material ke dalam cetakan. Mereka juga biasanya mendinginkan produk jadi secara mandiri. Jika Anda sedang mencari mesin injection molding, pastikan memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semua faktor ini akan mempengaruhi biaya produksi Anda. Anda harus mempertimbangkan ukuran dan kecepatan mesin Anda sebelum membelinya. Mesin yang dapat mengurangi waktu siklus dan menghemat uang untuk suku cadang adalah pilihan yang lebih baik.
Cetakan injeksi adalah proses yang kompleks. Bagian-bagian yang dihasilkan rumit, dan ada banyak variabel yang mempengaruhi prosesnya. Mesin harus dapat memenuhi kebutuhan Anda dan kebutuhan pelanggan Anda. Cetakan injeksi memiliki banyak keuntungan, namun pengaturan awal bisa mahal. Maka Anda harus menemukan cetakan yang tepat sesuai anggaran Anda. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan mesin cetak injeksi yang dikontrol CNC, penting untuk memastikan bahwa Anda memilih model yang tepat untuk proyek tersebut.
Itu process of the injection molding machine requires post-processing. Once the part has been produced, the excess material will need to be removed. During this phase, the plastic will be solidified. It will be attached to the part. If the parts are complex, it will be molded from the raw material. It will require some post-processing before the parts are ready to be shipped to the end customer. The machine will typically need to eject the parts after each injection molding cycle.