Berita Industri

berita

Rumah / Berita / Berita Industri / Aturan pengoperasian keselamatan mesin cetak injeksi

Aturan pengoperasian keselamatan mesin cetak injeksi

Date:Aug 23, 2021

(一) Persyaratan keselamatan sebelum memulai

(1) Saat memasuki pos kerja wajib mengenakan pakaian kerja, topi kerja, sepatu kerja, sarung tangan dan perlengkapan perlindungan tenaga kerja lainnya dengan rapi dan lengkap.

(2) Periksa apakah bahan baku dan aksesoris yang digunakan memenuhi syarat, dan periksa apakah terdapat kotoran dan benda asing pada bahan baku sebelum menambahkan bahan.

(3) Periksa apakah cetakan dan baut pemasangannya, setiap sakelar perjalanan dan batang kendali kendor, apakah dapat diandalkan, dan apakah perkakas yang digunakan sudah lengkap.

(4) Apabila shift pertama dihidupkan setelah hari libur, gunakan pensil uji untuk memeriksa apakah peralatan bocor, dan periksa apakah sistem air pendingin tersumbat atau menetes.

(5) Saat laras memanas, air pendingin laras harus dinyalakan secara bersamaan. Saat musim dingin dingin, suhu di bengkel rendah, pompa oli harus dihidupkan terlebih dahulu, dan jika tidak ditemukan kelainan, penggerak harus berhenti selama 10-15 menit sebelum produksi normal.

(6) Periksa apakah rel pemandu dan pin pemandu peralatan, cetakan bersih, bersihkan dengan benang katun bersih, dan tambahkan oli ke titik pelumasan.

(二) Persyaratan keselamatan untuk produksi awal

(1) Setelah suhu barel mencapai persyaratan teknologi, mesin harus dijaga pada suhu konstan selama 30-60 menit sebelum menyalakan mesin.

(2) Prosedur pengoperasiannya harus menggunakan pintu pengaman. Jika sakelar perjalanan pintu pengaman rusak, maka tidak boleh menyala, dan dilarang keras beroperasi tanpa pintu pengaman (penutup).

(3) Operator yang sedang tidak bertugas dan siapapun tanpa izin tidak diperbolehkan menekan saklar dan tombol.

(4) Saat menempatkan cetakan dan sisipan, harus stabil dan dapat diandalkan. Jika ditemukan kelainan selama penjepitan cetakan, mesin harus segera dimatikan untuk menghilangkan kesalahan.

(5) Jika mesin diperbaiki atau cetakan dibersihkan dalam waktu lama, aliran listrik harus diputus. Tembaga dan bahan logam lunak lainnya harus digunakan untuk membersihkan sisa bahan atau produk dalam cetakan.

(6) Tutupi dan pasang peralatan listrik, bagian hidrolik dan berputar dari peralatan operasi, pelat penutup, penutup pelindung, dll., dan kencangkan baut pemasangan.
(7) Saat benda memasuki bukaan cetakan, harus ditutup. Apabila petugas pemeliharaan memperbaiki mesin, operator tidak diperbolehkan meninggalkan pos.

(8) Hindari memukul cetakan tetap dengan dudukan injeksi saat cetakan dibuka untuk mencegah cetakan tetap terjatuh.

(9) Injeksi udara umumnya tidak melebihi 5 detik setiap kali. Jika dua suntikan berturut-turut tidak bergerak, perhatikan untuk memberi tahu personel terdekat untuk menghindari area berbahaya.

(10) Jika peralatan dan cetakan ditemukan tidak normal, beri tahu petugas pemeliharaan tepat waktu untuk melakukan pemeliharaan.

(三) Tindakan pencegahan untuk mematikan

(1) Aliran listrik ke pompa oli dan motor harus diputus pada saat dimatikan, dan aliran listrik utama harus diputus pada saat mematikan shift terakhir pada hari libur. Rongga cetakan harus diminyaki untuk mencegah karat, dan gerbang hopper harus ditutup.

(2) Matikan laras dan air pendingin cetakan untuk mencegah karat cetakan.

(3) Saat mesin dihentikan, dudukan injeksi dipisahkan dari cetakan tetap, dan cetakan berada pada posisi terbuka.

(4) Bersihkan platform mesin, tanah, peralatan dan perlengkapan.