Date:Nov 27, 2021
Mesin cetak injeksi atau disebut juga mesin press injeksi adalah alat yang digunakan untuk membuat produk plastik. Terdiri dari dua bagian utama: unit injeksi dan unit penjepit. Kedua komponen ini bekerja sama untuk membentuk dan menciptakan produk. Unit penjepit digunakan untuk menahan produk plastik di tempatnya sementara unit injeksi mengontrol kecepatan dan tekanan material. Biasanya, unit penjepit lebih kecil dari unit penjepit, namun tetap penting untuk pengoperasian mesin secara keseluruhan.
Cetakan injeksi adalah alat kompleks yang terbuat dari tiga bagian utama: laras, hopper, dan sekrup. Mesin injection molding merupakan sistem 3 komponen yang mampu mencetak dan menghasilkan berbagai produk plastik. Selama setiap siklus proses pencetakan, pelat yang dapat digerakkan membuka dan menutup rongga cetakan. Plastik yang meleleh di dalam hopper disuntikkan melalui nosel ke dalam rongga rongga cetakan. Termolator dipasang pada laras untuk mengontrol suhu cairan pendingin.
Mesin cetak injeksi listrik tersedia dalam berbagai ukuran dan aplikasi. Mesin jenis ini adalah yang paling populer di kalangan model listrik. Dibandingkan dengan mesin hidrolik, cetakan injeksi listrik lebih hemat energi dan membutuhkan daya lebih sedikit. Kedua jenis mesin tersebut menggunakan pompa dan encoder untuk memantau posisi rotasi. Keunggulan ini menjadikannya pilihan tepat bagi produsen produk plastik. Artikel ini akan membahas beberapa pro dan kontra dari mesin cetak injeksi, dan membantu Anda memilih yang terbaik untuk bisnis Anda.
Mesin cetak injeksi akan menggunakan sekrup untuk mendorong bubuk plastik ke dalam rongga cetakan. Sekrup tersebut akan memanaskan butiran plastik, yang kemudian akan dicetak menjadi produk tertentu. Ketika cetakan ditutup, plastik cair akan disuntikkan ke dalam rongga cetakan. Proses ini memungkinkan plastik menjadi dingin dan mengeras di dalam cetakan. Sekrup dapat dikontrol untuk menambah atau mengurangi viskositas plastik, yang dapat mempengaruhi kualitas komponen.
Mesin cetak injeksi menggunakan plastik yang dipanaskan. Bahan-bahan ini tidak dapat dipanaskan kembali, sehingga bahan tersebut harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dapat dicetak menjadi suatu bagian. Mesin listrik akan menghemat energi dengan menggunakan paket tenaga hidrolik eksternal. Model yang digerakkan servo akan memudahkan pengaturan suhu cetakan. Gerakan memutar akan memastikan plastik cair meleleh di dalam cetakan.
Mesin cetak injeksi bisa horizontal atau vertikal. Beberapa jenis mesin ini menggunakan gravitasi untuk menggerakkan komponen dan sisipan. Beberapa model tidak memerlukan pengikatan cetakan. Penjepit manual akan menahan cetakan di tempatnya dan mencegahnya bergerak saat proses sedang berjalan. Pompa hidrolik dapat berupa mesin berkecepatan konstan atau mesin dengan perpindahan variabel. KEBA i2880 memiliki motor servo dan swash plate untuk mengatur jumlah cairan.
Mesin cetak injeksi sangat penting untuk proses produksi karena mesin ini memandu plastik cair ke dalam rongga cetakan. Runner adalah komponen cetakan injeksi yang memungkinkan plastik cair masuk ke dalam rongga. Pelari terbuat dari serangkaian saluran. Saluran-saluran ini penting untuk proses pencetakan injeksi. Seringkali, material dilebur menjadi beberapa bagian dengan pompa servo dan gerbang yang mengontrol suhu cetakan injeksi.
Mesin cetak injeksi memiliki serangkaian bagian. Bagian pertama adalah cetakannya. Komponen kedua adalah sariawan. Bagian ini adalah bagian yang dibentuk. Cetakan dipasang ke hopper dengan sekrup logam. Ketika bagian plastik sudah mengeras, pelari kemudian dipotong. Sariawan dan ram dipisahkan di bagian terpisah pada mesin cetak.
Sekrup berada di dalam laras. Ini dirancang untuk mengukur bahan polimer dari umpan. Batang pengikat menopang cetakan. Pita pemanas ditempatkan di antara kedua pelat untuk memanaskan material dan mempersiapkannya untuk injeksi. Setelah bahan meleleh, cetakan siap digunakan. Jika terlalu besar untuk ditangani oleh mesin, mesin tersebut mungkin tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.