Berita Industri

berita

Rumah / Berita / Berita Industri / Pro dan Kontra Cetakan Injeksi Berkecepatan Tinggi

Pro dan Kontra Cetakan Injeksi Berkecepatan Tinggi

Date:Dec 25, 2021

Pencetakan injeksi adalah proses yang sangat berulang. Ini ideal untuk manufaktur bervolume tinggi, di mana suku cadang harus dibuat sesuai spesifikasi yang tepat setiap saat. Hal ini menjadikannya bagus untuk konsistensi merek dan keandalan komponen. Mesin cetak injeksi pada umumnya dapat menghasilkan hingga lima juta komponen per jam. Namun, prosesnya tidak dapat diulangi seperti proses lainnya. Artikel ini akan membahas pro dan kontra masing-masing. Kami juga akan membahas beberapa keuntungan dari proses ini.

Mesin cetak injeksi dasar memiliki tiga komponen utama: ejektor dan pelat A. Setiap pelat memiliki selongsong sariawan yang menempel pada nosel laras injeksi. Hal ini memungkinkan plastik cair mengalir ke dalam cetakan dan masuk ke dalam rongga. Selongsong sariawan ini memandu plastik masuk ke dalam gambar dengan menggunakan saluran yang disebut pelari. Hal ini juga memastikan bahwa plastik mengalir tepat ke dalam rongga yang dibutuhkan.

Tekanan injeksi berkisar antara 100 hingga 150 MPa. Kekuatan penguncian bervariasi dari 0,1 hingga delapan mN. Cetakan injeksi adalah proses yang hemat biaya. Suku cadang yang dihasilkan memiliki toleransi dimensi yang baik dan sedikit sisa. Mereka dapat bersaing dengan proses permesinan dan pengecoran investasi yang kompleks. Mereka juga memiliki tingkat produksi yang tinggi dan mudah diproduksi. Dari segi kualitas, mesin cetak injeksi adalah pilihan terbaik. Jika Anda tertarik untuk membeli mesin injection molding, pastikan untuk melihat kelebihan dan kekurangan berikut ini.

Unit penjepit merupakan bagian penting dari mesin cetak injeksi. Ini menerapkan sejumlah tekanan pada material selama proses injeksi. Tekanan ini umumnya antara 100 dan 150 MPa, namun dapat bervariasi tergantung pada jenis plastik dan ukuran bagiannya. Unit penjepit adalah komponen penting dari setiap mesin cetak injeksi. Penting untuk memilih mesin berkualitas tinggi dengan kebutuhan daya yang tepat untuk pekerjaan tertentu.

Tekanan sangat penting untuk kualitas. Tekanan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengakibatkan kilatan cahaya, menyebabkan bagian tersebut terlihat terdistorsi. Mesin cetak injeksi juga dapat menghasilkan komponen yang lebih sulit untuk dicetak. Beberapa keunggulan mesin cetak injeksi adalah: Keserbagunaannya. Mesin ini sangat bagus untuk produksi massal, tetapi Anda juga bisa menjalankan produksi dalam jumlah lebih kecil jika Anda memiliki jumlah yang lebih sedikit. Mesin cetak injeksi yang baik akan mengurangi biaya suku cadang.

Penting untuk mempertimbangkan kecepatan mesin injeksi. Semakin cepat mesinnya, semakin akurat produk jadinya. Kecepatan yang terlalu lambat akan mengakibatkan permukaan beriak atau beku. Jika prosesnya terlalu lambat, bagian-bagiannya akan menjadi rapuh dan tidak terpasang dengan benar. Anda dapat menghemat hingga 40% dengan mengurangi kekuatan cetakan Anda. Anda juga dapat memilih mesin injeksi berkecepatan tinggi yang dapat menghasilkan potongan bervolume tinggi per menit.

Proses injeksi dilakukan secara horizontal. Mesin ini memiliki hopper di satu ujung dan sekrup berputar di ujung lainnya. Mesin ini memiliki elemen pemanas di dalamnya dan digunakan untuk melelehkan bahan cetakan. Mesin cetak injeksi biasanya menggunakan gerbang logam kecil. Ini adalah tempat pertama di rongga tempat cetakan dipadatkan. Sebagian besar mungkin memerlukan fabrikasi plastik tambahan. Penting untuk mempertimbangkan efektivitas biaya dan presisi saat memutuskan cetakan untuk mesin cetak injeksi.

Berbeda dengan jenis cetakan plastik lainnya, proses injeksinya cepat dan otomatis. Selama proses ini, plastik cair memasuki laras mesin dan kemudian didorong melalui nosel. Hal ini memungkinkan mesin untuk mencetak bagian-bagian dengan bentuk yang kompleks. Selama proses berlangsung, suhu bahan cetakan antara 150 hingga 350 derajat celcius. Suhu ini bisa sangat bervariasi. Cetakan injeksi juga dapat digunakan untuk membuat bagian-bagian dari bahan yang berbeda.

Mesin cetak injeksi menggunakan sistem hidrolik untuk menyuntikkan plastik cair. Tekanan diterapkan pada material dan menggerakkan cetakan. Tekanan tersebut digunakan untuk menahan cetakan agar tetap tertutup selama proses injeksi. Mesin ini juga menggunakan unit penjepit yang menerapkan gaya penjepit yang cukup untuk menjaga cetakan tetap tertutup selama proses berlangsung. Cetakan yang tepat harus mampu mempertahankan tekanan sebesar ini untuk jangka waktu yang lama. Unit penjepit harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menangani semua jenis bahan.