Berita Industri

berita

Rumah / Berita / Berita Industri / Cetakan injeksinya terbuat dari apa

Cetakan injeksinya terbuat dari apa

Date:May 08, 2020

Pembuatan cetakan injeksi
Desain majemuk, pembuatan cetakan injeksi EDM

Cetakan injeksi plastik biasanya terbuat dari baja yang telah dikeraskan atau telah dikeraskan sebelumnya, aluminium dan/atau paduan tembaga berilium. Cetakan baja lebih mahal, namun sering kali lebih disukai karena daya tahannya yang tinggi. Cetakan baja yang diperkeras diberi perlakuan panas setelah diproses, yang sangat unggul dalam ketahanan aus dan masa pakai.

Banyak cetakan baja dirancang untuk menangani lebih dari satu juta komponen selama masa pakainya. Untuk volume yang lebih kecil, cetakan baja yang telah diperkeras memberikan ketahanan aus yang lebih sedikit dan pilihan yang lebih murah.

Di sisi lain, biaya cetakan aluminium dapat sangat dikurangi, tetapi umumnya tidak cocok untuk produksi massal atau suku cadang dengan toleransi dimensi yang kecil. Namun, ketika dirancang dan diproduksi menggunakan mesin kontrol numerik komputer (CNC) atau proses pemesinan pelepasan listrik (EDM), cetakan aluminium dapat menghasilkan ribuan komponen secara ekonomis.

Sisipan paduan tembaga terkadang digunakan di area cetakan yang memerlukan pembuangan panas dengan cepat. Hal ini mengurangi waktu siklus dan meningkatkan kualitas estetika komponen.

Bagaimana cara membuat cetakan injeksi?
Cetakan dibuat dengan dua metode utama: pemesinan standar dan pemesinan pelepasan listrik (EDM).

Standar/pemesinan CNC
Peralatan mesin CNC dalam bentuk tradisional, dan pemesinan standar memerlukan penggunaan mesin bubut, mesin penggilingan, dan mesin bor secara manual. Dengan teknologi canggih, pemesinan CNC telah menjadi metode utama pembuatan cetakan yang lebih kompleks dan akurat dengan tetap menggunakan metode pemesinan standar. Dengan CNC, komputer dapat digunakan untuk mengontrol pergerakan dan pengoperasian mesin milling, mesin bubut dan mesin pemotong lainnya.

Dalam sistem CNC modern, desain cetakan dan proses pembuatannya sangat otomatis. Gunakan perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD) untuk menentukan dimensi mekanis cetakan, dan kemudian mengubahnya menjadi instruksi manufaktur melalui perangkat lunak manufaktur berbantuan komputer (CAM). Perangkat lunak "pasca-prosesor" kemudian menerjemahkan instruksi ini menjadi perintah khusus yang diperlukan oleh setiap mesin yang digunakan untuk membuat cetakan. Kemudian muat perintah yang dihasilkan ke dalam alat mesin CNC.

Pemesinan pelepasan listrik
Pemesinan pelepasan listrik (EDM) telah banyak digunakan dalam pembuatan cetakan. EDM adalah proses untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan dengan menggunakan elektroda yang terbuat dari grafit atau tembaga. Kemudian dipasang di mesin EDM dan ditempatkan di atas benda kerja yang direndam dalam cairan isolasi.

Kemudian turunkan elektroda ke benda kerja. Kemudian, dengan menggunakan catu daya yang terkontrol, elektroda tersebut digunakan untuk menghancurkan dan membubarkan logam di area yang berlawanan dengan elektroda. Elektroda tidak pernah menyentuh benda kerja. Celah percikan seperseribu selalu dipertahankan antara elektroda dan benda kerja. Proses ini adalah metode yang lebih lambat untuk menghilangkan logam dari cetakan. Namun, proses EDM dapat menghasilkan bentuk yang tidak dapat dicapai dengan permesinan CNC tradisional.

Keuntungan lain dari proses EDM adalah dapat mencetak cetakan yang sudah mengeras dan tidak memerlukan perlakuan panas tambahan. Kadang-kadang, misalnya pada cetakan panggangan speaker, finishing EDM halus yang dihasilkan dapat digunakan sebagai finishing bagian akhir tanpa perlu memoles rongganya.